.. jejakilah halaman demi halaman buku ini, insya Allah, Anda akan mendapatkan mutiara zuhud, tawakal dan ikhlas …
Ibn Athaillah bermaksud menepis pandangan yang mengesankan kepasrahan sebagai kemalasan. Pasrah kepada pengaturan Allah atau berserah diri kepada kehendak-Nya tidaklah sama dengan berhenti bekerja, berhenti mengais rezeki, ataupun berhenti berdoa lantaran menyerahkan semuanya kepada Allah. Bahkan, adab berharta, mencari rezeki, berusaha dan berdoa merupakan tema penting dalam buku ini.
Buku ini menawarkan cara tepat untuk memandang hidup. Karenanya, buku ini bak kacamata, yang dengannya matahati kita yang rabun bisa melihat lebih sempurna.
Filed under: Ajaran Tashawwuf, Ibn 'Atha'illah | Komentar Dimatikan
Buku ini memaparkan bagaimana semestinya kita memahami asmaul husna, terutama nama “Allah” sebagai asma-Nya yang paling istimewa. Nama-nama atau sifat-sifat Allah bukanlah sesuatu selain-Nya. Sifat-sifat itu tidak terpisah dari-Nya. Akan tetapi, sifat-sifat itu juga bukanlah diri-Nya. Karenanya, kita tak cukup menyebut sifat-Nya tanpa menisbahkan sifat itu kepada-Nya.
“Gaya bahasa buku ini terasa sangat indah dan materinya teramat berharga—memancarkan sisi ruhani yang menjadi ciri khas tulisan para wali Allah. Dengan melihat para wali Allah, kita akan teringat kepada Allah. Dengan membaca karya-karya mereka, kita akan dituntun dan dibimbing menuju Allah.”
Kitab Al-Hikam ini merupakan karya utama Ibn ‘Atha’illah, yang sangat populer di Dunia Islam selama berabad-abad, sampai hari ini. Buku ini juga menjadi bacaan utama di hampir seluruh pesantren di Nusantara.
Mikraj Rasulullah sangatlah fenomenal dan kontroversial. Tak pernah tuntas dibahas. Dari sudut pandang spiritual-imaniah hingga perspektif rasional-ilmiah. Tak kunjung kering inspirasi dan hikmahnya bagi kehidupan umat Islam.
Masuk ke dalam larik-larik puisi
Hati kita adalah sumber cahaya batiniah, inspirasi, kreativitas, dan belas kasih. Seorang mukmin sejati, hatinya hidup, terjaga, dan dilimpahi cahaya. Jika kata-kata berasal dari hati, ia akan masuk ke dalam hati; jika ia keluar dari lisan, maka ia hanya sampai ke telinga.
Kitab ini tidak hanya memuat manaqib (biografi)
SYEKH Siti Jenar adalah tokoh kontroversial sekaligus legendaris dalam sejarah Islam di Jawa, karena “pembangkangan tasawuf”-nya dan mitos kesaktian yang dimilikinya.